Wisata Puncak di Sulawesi Selatan

10 Wisata Puncak di Sulawesi Selatan yang Mengagumkan

Wisata Puncak Sulawesi Selatan – Mendekati liburan tahun akhir, warga di Indonesia mempunyai rutinitas unik.

Baik itu untuk lakukan perjalanan berlibur ke sejumlah tujuan rekreasi lokal sampai luar negeri.

Wisata Puncak di Sulawesi Selatan

Seperti tidak ada selesainya, pada sebuah posisi saja umumnya mempunyai bermacam rekreasi yang memikat untuk ditelusuri.

Rekreasi Wisata Puncak di Sulawesi Selatan sering jadi opsi untuk habiskan liburan tahun akhir sekalian dapat nikmati sejuknya udara.

Baca Juga: Tempat Wisata Instagramable Tanah Laut

Tidak cuma di Jawa Barat, rekreasi puncak bisa juga kamu dapatkan di Sulawesi Sekatan lho. Beberapa tujuan ini sudah dikenali sampai luar negeri. Di bawah ini tujuan puncak di Sulawesi Selatan yang dapat kamu datangi.

  1. Malino

Jadi tujuan rekreasi puncak paling dekat dari kota Makassar, kamu cuman memerlukan waktu sepanjang 3 jam untuk tempuh jarak 90 km untuk sampai ke Malino. Di sejauh perjalanan kamu akan disongsong dengan panorama bendungan Bili-Bili dan rimbunnya pohon-pohon dan jalanan yang berliku dan mendaki.

Kecuali bentangan perkebunan teh dan rimba pinus, kamu bisa juga nikmati cantiknya air terjun Takapala, green house yang dihias bunga-bunga hias ciri khas pegunungan, memetik buah strobery sampai naik kuda.

Masuk musim hujan, temperatur di Malino dapat capai 10 sampai 26 derajat celcius. Janganlah lupa membawa jaket ya!

  1. Puncak Lolai

Siapakah yang belum mengenal dengan Tana Toraja ? Satu kabupaten di Sulawesi Selatan yang tradisi dan keasrian alamnya tetap terlindungi. Bila bertandang ke Tana Toraja, kamu akan mendapati bermacam jenis tujuan rekreasi yang memikat.

Ada pada ketinggian 1.300 mdpl, Puncak Lolai adalah salah satunya tujuan rekreasi yang harus didatangi ketika ada di Tana Toraja. Jadi daya magnet tertentu untuk dapat santai sekalian nikmati panorama awan-awan tebal yang menyelimutinya Tana Toraja dari jarak dekat.

  1. Puncak Karomba

Puncak Karomba sebuah tujuan rekreasi puncak berbentuk bukit-bukit yang ada di gunung Buttu Sarangsarang dan Buttu Batusia di Kabupaten Pinrang.

Kecuali menyediakan cantiknya panorama pegunungan yang hijau dan udara yang sejuk, kamu bisa juga nikmati sarana jembatan menggantung yang menyambungkan bukit-bukit, agrowisata berbentuk perkebunan buah-buahan seperti jeruk, apel dan belimbing, dan kolam ikan antara bukit-bukit. Di atas bukit ada vila dengan bermacam arsitektur rumah tradisi di Sulawesi Selatan.

  1. Lappa Laona

Berlainan dari puncak yang lain, Lappa Laona datang tawarkan rekreasi puncak dengan bentangan rumput hijau yang luas antara pegunungan. Disahkan semenjak 2018, sekarang Lappa Laona jadi tujuan favorite beberapa pelancong lokal.

Ada di Kabupaten Barru, Lappa Laona sediakan sarana camping ground, gazebo berupa segitiga yang bisa dipakai untuk istirahat, flying fox sejauh 270 mtr., sampai mountain bike park untuk menelusuri hijaunya Lappa Laona.

  1. Kambo Highland

Kecuali dikenali selaku pemroduksi buah durian, salah satunya tujuan yang harus kamu datangi ketika ada di Kota Palopo ialah Kambo Highland atau yang umum disebutkan Benteng Bukit Kambo oleh masyarakat seputar.

Dibuat dengan arsitektur semi Eropa, Kambo Highland sediakan bermacam vila yang dapat kamu sewa, kolam renang, kafe yang menyediakan makanan lokal sampai western, dan bermacam spot photo yang tampilkan hijaunya bukit Kambo.

  1. Puncak Gunung Bawakaraeng, Puncak Terdingin di Sulawesi Selatan

Gunung Bawakaraeng ada di daerah Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Di lereng gunung ini ada daerah ketinggian, Malino, tempat rekreasi populer di Sulawesi Selatan. Secara ekologis gunung ini mempunyai status penting sebab jadi sumber penyimpan air untuk Kabupaten Gowa, Kota Makassar, Kabupaten Bantaeng, Kabupaten Bulukumba dan Kabupaten Sinjai.

Bawakaraeng untuk warga seputar mempunyai makna sendiri. Membawa berarti Mulut, Karaeng berarti Tuhan. Jadi Gunung Bawakaraeng disimpulkan selaku Gunung Mulut Tuhan.Pengikut sinkretisme di daerah seputar gunung ini yakini Gunung Bawakaraeng selaku tempat tatap muka beberapa wali. Beberapa pengikut kepercayaan ini jalankan beribadah haji di puncak Gunung Bawakaraeng tiap musim haji atau bulan Zulhijjah, bertepatan dengan penerapan beribadah haji di Tanah Suci.

Pada tanggal 26 Mei 2004, berlangsung tragedi longsor di kaki Gunung Bawakaraeng, persisnya di Kecamatan Tinggimoncong. Bencana longsor ini tewaskan 30 masyarakat dan menimbum beberapa ribu area sawah dan perkebunan.

Bekas daerah longsor itu menyebabkan wilayah saluran sungai (DAS) jadi labil. Tiap musim penghujan, lumpur di kaki Gunung Bawakaraeng mengucur masuk di Bendungan Bilibili, bedungan paling besar di Sulawesi Selatan yang berada di Kabupaten Gowa, sebagai sumber air baku di Gowa dan Makassar. Lumpur mengucur masuk di Sungai Jeneberang, sungai paling besar di Gowa yang memotong Sungguminasa ibu-kota Kabupaten Gowa dan membendung Kota Makassar di daerah selatan.

Gunung dengan tinggi seputar 2.705 mtr. dari permukaan laut ini jadi ajang pendakian. Tetapi, banyak menelan korban karena mati kedinginan jika mendaki pada musim penghujan

  1. Puncak Rantemario-G.Latimojong, Puncak Paling tinggi di Sulawesi Selatan

Pegunungan Latimojong yang ada di kabupaten Enrekang provinsi Sulawesi Selatan ini bertipe non-vulcanology dan memiliki banyak pucuk-puncak dan tiga salah satunya merupakan puncak paling tinggi di Sulawesi yakni Buntet (puncak) Rante Mario 3.478 m d.p.l, Buntet Nenemori 3.397 m d.p.l, Buntet Rante Kambola 3.083 m d.p.l. Memiliki puncak paling tinggi Rante Mario ada pada koordinat 120°01’30” BT – 03°23’01” LS.

  1. Puncak Gunung Balease, Puncak Paling sulit di Sulawesi Selatan

Puncak Gunung Baliase ada di ketinggian 2894 mdpl. Kalian harus lewat gunung tolangi dengan ketinggian 3016 mdpl, disini beberapa pendaki kerap salah sangkah menduga puncak tolangi ialah puncak baliase walau sebenarnya kita perlu berjalan kembali seputar 3 jam dan melalui beberapa gunung dan lembah.

Argumen itu mengapa puncak Balease disebutkan puncak paling sulit di SULSEL, itu di karenakan harus melalui puncak Tolangi di mana pada lajur pendakian ini masih di penuhi rimba dengan vegetasi padat, dan pada lajur pndakian yang terjal dan susahnya sumber air sejauh lajur ini.

  1. Puncak Gunung Sesean, Puncak Paling mudah di Sulawesi Selatan

Gunung sesean ada pada ketinggian 2100 mdpl Berada di kabupaten tanah toraja Sulawesi selatan, Ini adalah gunung yang tersering didatangi oleh beberapa pendaki, hanya karena perlu beberapa saat kurang lebih 4jam untuk sampai di pucuknya. Ada 9 pos sampai di pucuknya.gunung ini kerap jadi tempat rekreasi keluarga karena gunung ini benar-benar terbuka dan jarang banyak oleh pohon-pohon, hall ini dis ebabkan karena gunung sesean pernah berlangsung kebakaran rimba yang nyaris menggabiskan 1/8 dari gunung. Gunung ini bagus sekali hati beberapa pendaki karena di atas puncak bisa menyaksikan semua kab. Tanah toraja jika cuaca sedang baik.

  1. Puncak Gunung Bambapuang, Puncak Gunung Batu paling indah di Sulawesi Selatan

Gunung Bambapuang ada pada ketinggian 1021 mdpl berada di Desa Kotu, Dusun Bambapuang, Kec. Anggeraja, Kab. Enrekang sulawesi selatan, sedang makna kata dari bambapuang ialah tangga tuhan (menurut yang saya kenali).

Sesungguhnya Bambapuang tidak begitu dikenali dilapisan Mountin Climbing tapi populer dengan tebing Bambapung.

Tebing Bambapung kerap jadi posisi latihan, Gelaran Lomba dan sebagainya beberapaya. Tebing Bambapuang ialah tebing paling tinggi di Sulawesi Selatan tapi Bambapuang dapat di daki oleh beberapa pendaki dari arah belakang tebing yakni samping barat. Dan di puncak gunung Bambapuang ada tiang tanggulasi dibuat batu berbentuk kerucut.

Nah, meskipun masih termasuk baru, tujuan rekreasi puncak di Sulawesi Selatan tidak kalah bagus kan? Ada banyak tujuan rekreasi bagus yang dapat kamu datangi di propinsi ini. Tetapi, janganlah lupa untuk selalu taati prosedur kesehatan, agar dapat traveling kembali..